Pengguna TikTok ‘demo’ Waze cetus risiko keselamatan
Pengguna Abang Blur tunjuk aplikasi itu memeta masa nyata pergerakan pengguna mengambil contoh Istana Kehakiman, Putrajaya.
Seorang pengguna TikTok, Abang Blur, menunjukkan potensi ancaman keselamatan dengan menggunakan aplikasi Waze. Aplikasi ini memungkinkan memeta pergerakan individu bertugas di lokasi strategik negara, seperti Istana Kehakiman di Putrajaya. Data dapat dianalisis dan digunakan untuk serangan, meskipun pengguna tidak log masuk ke aplikasi.
Meskipun pengguna tidak log masuk, Waze masih dapat mengintip log masuk pengguna melalui aplikasi lain. Kerajaan Indonesia menolak penggunaan Waze oleh pelayaran secara resmi untuk menjalankan urusan rasmi survei keselamatan negara. Hal ini telah memicu perdebatan mengenai keselamatan data pengguna dan keberanian aplikasi alternatif yang dapat digunakan untuk tujuan navigasi.
Waze menafikan dakwaan mengumpul maklumat sensitif kerajaan atau membenarkan mana-mana pihak untuk memanipulasi data pengguna. Mereka memberikan tindakan kuat untuk melindungi data pengguna dan mematuhi piawaian perlindungan data global.
Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.
Also reported by 1 other outlet
- Pengguna TikTok ‘demo’ Waze cetus risiko keselamatan freemalaysiatoday.com