Urgent.News

What's breaking now, across thousands of outlets.

World

Pengguna TikTok ‘demo’ Waze cetus risiko keselamatan

Pengguna Abang Blur tunjuk aplikasi itu memeta masa nyata pergerakan pengguna mengambil contoh Istana Kehakiman, Putrajaya.

Pengguna TikTok ‘demo’ Waze cetus risiko keselamatan

Seorang pengguna TikTok, Abang Blur, menunjukkan potensi ancaman keselamatan dengan menggunakan aplikasi Waze. Aplikasi ini memungkinkan memeta pergerakan individu bertugas di lokasi strategik negara, seperti Istana Kehakiman di Putrajaya. Data dapat dianalisis dan digunakan untuk serangan, meskipun pengguna tidak log masuk ke aplikasi.

Meskipun pengguna tidak log masuk, Waze masih dapat mengintip log masuk pengguna melalui aplikasi lain. Kerajaan Indonesia menolak penggunaan Waze oleh pelayaran secara resmi untuk menjalankan urusan rasmi survei keselamatan negara. Hal ini telah memicu perdebatan mengenai keselamatan data pengguna dan keberanian aplikasi alternatif yang dapat digunakan untuk tujuan navigasi.

Waze menafikan dakwaan mengumpul maklumat sensitif kerajaan atau membenarkan mana-mana pihak untuk memanipulasi data pengguna. Mereka memberikan tindakan kuat untuk melindungi data pengguna dan mematuhi piawaian perlindungan data global.

Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.

Also reported by 1 other outlet

Read the original at freemalaysiatoday.com →

More in World

Dialog Axiata and IITM Pravartak partner for Sri Lankan technological advancement

Driving cross-border innovation Dialog Axiata PLC has established a milestone partnership with India’s IITM Pravartak Technologies Foundation through a Memorandum of Understanding (MOU), signifying a…

  • Dialog Axiata partners with IITM Pravartak for Sri Lankan tech advancement.
  • Initiative focuses on applied research, talent development, and societal solutions.
  • Projects include AI conversational systems, dengue prevention, and elephant conflict mitigation.

South Korean CEO’s 4-year jail term over plant fire that killed 23 spurs anger

“How can South Korea’s law be this weak? Twenty-three people died!” Those were the words of Chinese mother Li Shun-ji after South Korea’s Supreme Court upheld a reduced four-year prison sentence for Aricell CEO Park Soon-kwan last Tuesday over a 2024 factory fire that killed 23 workers, including Li’s then-24-year-old daughter, Yan…

More from Monday 26 October →