Di sebalik pagar Henry Gurney, pensyarah temui remaja dengan luka terpendam
Menyelami kehidupan pesalah juvana, seorang pensyarah mendapati ramai penghuni Sekolah Henry Gurney memikul luka emosi yang tak pernah benar-benar dirawat.
Pensyarah universiti, Nur Sharina Cik Ibrahim, mengalami perubahan segar melihat remaja di Sekolah Henry Gurney (SHG) setelah menjalani kajian PhD tentang psikologi ke atas bahaya juvana. Sharina menyelidiki 10 penghuni SHG dan memberikan mereka topik diari untuk mengambil kontrol luka-luka yang terpendam. Seiring waktu, diari mereka beralih fokus kepada masa depan dan rencana setelah meninggalkan sekolah.
Pada akhirnya, enam dari mereka berhasil melepasi perasaan terbelit dan menerima pendidikan lebih tinggi. Sharina percaya bahawa modul terapi ini membantu penghuni melihat semula trauma mereka dan mencari cara untuk meraikan luka-luka emosi yang tidak dirawat.
Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.
Also reported by 1 other outlet
- What Nur Sharina saw behind the gates of Henry Gurney School freemalaysiatoday.com