Urgent.News

What's breaking now, across thousands of outlets.

Science

China hantar lagi bekalan bantuan, pakar DNA ke Nepal

Bantuan itu menyusuli penghantaran kumpulan pertama bekalan bantuan China ke Nepal pada Ahad.

China hantar lagi bekalan bantuan, pakar DNA ke Nepal

Kawasan Kathmandu, Nepal menerima kumpulan kedua bekalan bantuan daripada China setelah bencana besar gelongsor lumpur pada Rabu lalu, menurut Xinhua. Kumpulan expert DNA dan bantuan daripada China tiba di lapangan penerbangan hujan pada Selasa, menyebari usaha bantuan China selanjutnya setelah kumpulan pertama pada Ahad. Pihak berkuasa Nepal berkata pada Sabtu angka kematian yang meningkat kepada 1,068 orang, sementara 4,606 orang masih hilang dalam bencana tersebut.

Kumpulan ini terdiri daripada lima expert DNA, yang merupakan pasukan ketiga dari China yang menghantari bantuan ke Nepal. Sebaik mereka tiba, para expert itu segera menuju ke daerah terkena dampak bencana untuk membantu pihak berkuasa Nepal dalam operasi bantuan. Bekalan bantuan China ini mencakup berbagai komponen penting seperti dron, alat dan pengesan DNA, alat pengolahan air, dan bahan cahaya untuk memenuhi keperluan yang unik di lapangan di Nepal.

Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.

This story

This is one outlet's version. Read the fullest account.

Read the original at freemalaysiatoday.com →

More in Science

To promote climate action, emotion may matter more than information

Every year, public authorities and nongovernmental organizations spend millions on communication campaigns designed to encourage people to take action on climate change. But which strategies work best? Should campaigns rely on fear or positive messages, prioritize facts or appeal to emotions, and focus on words or visuals?

LEDs let archaeologists see the past in a new light

An archaeological excavation is a little like eating a layered cake: Once you have removed a layer, you cannot put it back. The problem becomes even trickier if two layers look almost exactly the same. Researchers from Aarhus University and Moesgaard Museum in Denmark have now developed a relatively inexpensive multispectral imaging…

More from Tuesday 1 September →