Urgent.News

What's breaking now, across thousands of outlets.

World

4 tahun kerjasama, TuJu masih bermasalah, soal penganalisis

Masalah navigasi hampir setahun selepas pelancaran menuntut bukti ujian, pemantauan, dan tindakan pembetulan, bukan sekadar penjelasan mengenai peningkatan pengguna.

4 tahun kerjasama, TuJu masih bermasalah, soal penganalisis

Selama empat tahun kerjasama, aplikasi navigasi TuJu di bawah Lembaga Lebuhraya Malaysia (LLM) dan Prosignal Consortium Sdn Bhd menghadapi masalah. Aplikasi dilancarkan pada 26 November 2025 setelah perdana menteri Anwar Ibrahim menggalakkan penggunaan aplikasi tersebut. Namun, hampir sepertiga tahun selepas peluncuran, aplikasi masih mengalami kegagalan navigasi, menimbulkan persoalan mengenai kerjasama LLM dan pembangun TuJu.

Penganalitis Ahmad Zaharuddin Sani Ahmad Sabri menunggu penelitian lebih lanjut tentang keberkesanan penyelenggaraan, pemantauan dan tindakan penyelesaian masalah aplikasi itu. Prosiganal juga mengaku maaf dan menjanjikan pengembangan aplikasi dalam waktu 6 November. Kepala Pengarah LLM, Hasni Mohammad, menjelaskan TuJu dirancang untuk pengguna lebuh raya dengan menggunakan data trafik dan bantuan navigasi, bukannya bersaing dengan aplikasi lain seperti Waze.

Analyst Muhidin Arifin menilai prestasi TuJu berdasarkan ketepatan laluan, anggaran waktu tiba, ketersediaan layanan, dan kemampuan memulai ulang laluan. Dia juga menasehatkan LLM dan Prosignal untuk menyatakan masalah teknikal, kapasitas penggunaan yang sudah diuji, dan bukti penyelesaian masalah, selain menjalankan ujian lapangan.

Inisialnya, isu ini mengejawab keakitangan pengelolaan projek kerajaan, namun perlu lebih banyak penilaian tentang kemampuan aplikasi tersebut dalam memenuhi kebutuhan pengguna.

Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.

This story

This is one outlet's version. Read the fullest account.

Read the original at freemalaysiatoday.com →

More in World

News In Frames: Velvety crimson is Kashmir’s treasure

Deeply rooted in Kashmir’s culinary heritage, the cockscomb flower lends a rich red hue to traditional cuisine; the petals, which are sun-dried and preserved for year-round use, serve as an…

  • Velvety crimson cockscomb flower native to Kashmir valleys
  • Mawal, dried flower, key ingredient in Kashmiri dishes
  • Used in wazwan, gravies, and traditional medicine

Otti: South-east Govs Still Working Behind Scenes to Secure Kanu’s Release

Boniface Okoro in Umuahia Abia State Governor, Dr. Alex Otti, has stated that the South-east governors had not abandoned efforts to secure the release of detained Indigenous People of Biafra

  • South-east governors continue secret negotiations for Nnamdi Kanu’s release.
  • Abia State’s debt reduced by ₦98.6 billion in 2023-2026 without direct borrowing.
  • Governor Otti gifts ₦1 billion to all teachers in Abia State.

More from Sunday 1 November →