Urgent.News

What's breaking now, across thousands of outlets.

World

139 maut bot bawa migran terbalik di perairan Djibouti

Seramai 84 lagi hilang selepas sebuah bot membawa 350 orang terbalik di perairan Djibouti.

139 maut bot bawa migran terbalik di perairan Djibouti

Dibawah lembah mematikan di perairan Djibouti, sekitar 139 migran hilang dan 84 lagi hilang setelah sebuah bot membawa 350 orang di balik secara jangkar di laut, menurut Pertubuhan Antarabangsa untuk Migrasi (IOM) pada hari Ahad, menurunkan Xinhua. Bot itu dalam perjalanan dari Djibouti ke Yaman ketika kejadian terjadi pada malam tempurusan antara Jumaat dan Sabtu.

Pasukan IOM secara bersama dengan pihak berkuasa tempatan ditugaskan di lokasi untuk memberikan bantuan dalam situasi kekakuan. Kematian yang sangat menyedihkan ini, kata Ketua Misi IOM di Djibouti, Alexandre Coissac, simpati kami terhadap mayapun yang terselamat serta keluarga yang telah kehilangan anggota keluarga atau masih menunggu berita tentang anggota keluarga mereka.

Kematian berhurauan ini menjadi peringatan kuat bahaya yang dihadapi oleh migran di jalur migrasi ini ketika mereka mencari peluang ekonomi. IOM dalam pernyataan pada hari Ahad memperlihatkan dari 109 mayat yang ditemui, 52 ialah lelaki, 42 wanita dan 15 kanak-kanak. Lebih 80 orang diselamatkan dari kejadian itu dan semua warga Ethiopia, sambil pihak berkuasa Djibouti melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan di tengah-tengah kebimbangan terhadap mereka yang masih hilang.

Pihak berkuasa tempatan juga menawarkan perawatan rawatan kepada mayapun yang terselamat dan menguruskan pengebumian secara terhormat bagi mayat korban. Kejadian seperti kejadian bot yang terbalik adalah beberapa tragedi yang melukai banyak nyawa di kawasan pantai Laut Merah Djibouti. Migran dari Afrika Timur bersedia melewati jalur berbahaya dengan harapan dapat sampai ke Asia Barat melalui Yaman yang terpedaya dalam perang, destinasi utama mereka adalah Arab Saudi yang terletak di utara Yaman.

Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.

Also reported by 1 other outlet

Read the original at freemalaysiatoday.com →

More in World

More from Sunday 11 October →