Urgent.News

What's breaking now, across thousands of outlets.

World

3 maut dalam serangan di lapangan terbang Riyadh

Serangan pertama menyasarkan kemudahan lapangan terbang manakala serangan kedua mengena pesawat milik syarikat penerbangan negara itu.

3 maut dalam serangan di lapangan terbang Riyadh

Tiga orang terbunuh dalam dua serangan terhadap Lapangan Terbang Antarabangsa Raja Khalid di ibu negara Saudi Arabia, menurut penuntutan Arab Saudi. Pertama, serangan telah menargetkan fasilitas lapangan terbang, sementara kedua mengenai pesawat milik Saudia Airlines, menurut keterangan Anadolu Agency. Serangan mencetuskan kesakitan beberapa rakyat dan penduduk dari berbagai negara, dengan beberapa mangsa parah segera dibawa ke hospital untuk rawatan.

Para pegawai kecemasan tajam melakukan tindakan balas segera setelah serangan tersebut, dengan menyumbang kepada pemulihan operasi semula di lapangan terbang dan trafik udara. TV Al Ekhbariya melaporkan operasi di lapangan terbang tersebut dilanjutkan hingga pukul 6 malam waktu tempat (1500 GMT) pada hari Sabtu. Saudia Airlines mengkonfirmasikan kerentanan pada salah satu pesawatnya saat berada di landasan lapangan, dengan menambahkan tidak ada penumpang di pesawat tersebut pada waktu kejadian.

Satu kenyataan berbeza mengakui mangsa seorang karyawan di antara korban, serta menghargai dan mengiktiraf kontribusi Captain Hamoud Ali Alkalthami, yang meninggal dunia sebagai korban. Syarikat penerbangan mengakui sumbangan yang diterima. Namun, Arab Saudi tidak mengungkapkan pihak yang bertanggungjawab atas serangan itu, meskipun ia terjadi di tengah-tengah peningkatan semula pertempuran antara tentera Yaman dan Houthi.

Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.

Also reported by 1 other outlet

Read the original at freemalaysiatoday.com →

More in World

A Colder Bank-Holiday

The coming bank-holiday weekend for the Virgen del Pilar end on Monday the 12th has a weather forecast predicting "polar cold" for the province according to the provincial press! But don't panic!

Perak state government leaves school bullying and alleged teacher assault cases to police

THE Perak state government has left police to investigate allegations of bullying involving two students at a religious secondary school in Chemor and the alleged assault of an 11-year-old pupil by a…

  • Perak state government delegates school bullying and teacher assault cases to police
  • Three police reports filed over incidents at religious secondary school in Chemor
  • Teacher involved lodged a police report; welfare prioritized for students

More from Saturday 10 October →