Masihkah BN ada kewibawaan moral tadbir Negeri Sembilan?
Mampukah Menteri Besar Ismail Lasim bentuk sebuah kerajaan yang dapat berfungsi?
Barisan Nasional (BN) memperolehi 18 dari 36 kursi persidangan di Nasional Sembilan dalam PRN 1 Ogos, satu puing-puing kurusi kurang untuk memenangi persahamian mudah. Antara mereka, Menteri Besar Ismail Lasim telah menandatangani satu proklamasi yang mengutuk pemerintah mereka, menyebabkan pemecatan barisan exco setia. Ismail sendiri menjadi satu-satunya anggota politik yang kekal.
Seiring dengan kesulitan membentuk barisan exco, Ismail berhadapan dengan persoalan untuk membentuk sebuah kerajaan yang berfungsi. Pertanyaan yang timbul ialah, apakah rakyat Negeri Sembilan mampu menerima sebuah pemerintahan yang dibentuk dari pemimpin yang tidak lagi pilihan utama? Kebijakan politik BN kini menimbulkan krisis legitimasi, mirip dengan krisis sebelumnya di Kelantan (1977) dan Perak (2009), ketika pemerintah tidak stabil dan kepercayaan ke dalam pemerintahan dilema.
Sebagai penyelenggara, BN harus menunjukkan jalan yang jelas untuk membentuk sebuah pemerintahan yang stabil dan berfungsi. Rakyat Negeri Sembilan layak menerima pentadbiran yang lebih baik, dan bermimpi penyelesaian yang lebih dari hanya membubarkan Persidangan dan memulihkan mandat kepada rakyat.
Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.
Also reported by 1 other outlet
- Masihkah BN ada kewibawaan moral tadbir Negeri Sembilan? freemalaysiatoday.com