30 maut timbunan sampah timbus rumah
Timbunan sampah menimbus beberapa rumah di pinggir Conakry, Guinea, dengan operasi mencari dan menyelamat masih diteruskan.
Lebih dari 30 orang meninggal dan 22 lain terrawat saat tanah runtuh runtuh di sebuah tempat penyampah di Conakry, Guinea, menurut laporan dari Agensi Akhbar Jerman (dpa). Hujan lebat pada pagi hari dimana kejadian terjadi menyebabkan tanah runtuh dan menimbus sejumlah rumah di pinggir kota.
Menurut pihak berkuasa, ada sekurang-kurangnya 22 lebih terrawat, termasuk enam orang sedikit parah. Pengaruh pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Perdana Menteri Amadou Oury Bah berkunjung ke lokasi kejadian dan berikan ucapan syukur kepada korban dan keluarga mereka.
Laporan media lokal mengatakan bahwa pemerintah telah merencanakan beberapa minggu lalu untuk menguatkan keamanan dan menylisis tempat penyampah di daerah Dar-es-salam, yang merupakan salah satu dari kawasan terkejut di Conakry. Tanah runtuh ini sudah terjadi di daerah yang sama pada tahun 2017, yang memakan hawa sembilan nyawa.
Guinea, negara di Afrika Barat dengan populasi sekitar 15 juta, merupakan salah satu ekspor utama bauksit, bahan mentah penting dalam penghasilan aluminium. Namun, sebagian besar penduduk masih menghadapi kesulitan akses ke perlindungan kesehatan, pendidikan, bekalan listrik, dan air minuman bersih.
Written by urgent.news from Free Malaysia Today's reporting — not their text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.
Also reported by 1 other outlet
- 30 maut timbunan sampah timbus rumah freemalaysiatoday.com