Urgent.News

What's breaking now, across thousands of outlets.

Editions

World

Dari Hormuz ke Malaysia: Asean perlukan rizab minyak benar-benar berfungsi

Keselamatan tenaga tidak memerlukan kerajaan memiliki setiap tong minyak, tetapi memastikan bekalan mencukupi boleh diakses, diaudit dan dihantar ketika pasaran terganggu.

Dari Hormuz ke Malaysia: Asean perlukan rizab minyak benar-benar berfungsi

Konflik di Timur Tengah pada tahun 2026 mengungkapkan kelemahan dalam sistem keselamatan tenaga di Asia Tenggara, dengan aliran minyak melalui Selat Hormuz menurun setelah konflik terjadi pada 28 Februari. Asean belum memiliki rizab minyak benar-benar yang berfungsi, dengan 60% import minyak mentah dan 45% bekalan produk petroleum di rantau ini bergantung pada minyak dari Timur Tengah.

Meskipun Asean telah memiliki kontrak keselamatan petroleum sejak 1986 dan Perjanjian Rangka Kerja Asean tentang Keselamatan Petroleum pada tahun 2025, belum berkuat kuasa. Pemerintah Malaysia kini mempertimbangkan untuk mewujudkan rizab petroleum negara, dengan subsidi produk petroleum yang meningkat secara signifikan pada 2026.

Brief written by urgent.news from Free Malaysia Today's own syndicated text. Machine-written — may contain errors; check the original before relying on it.

This story

This is one outlet's version. Read the fullest account.

Read the original at freemalaysiatoday.com →

More in World

Japan Takaichi, Britain new PM agree to promote security ties in 1st talks

TOKYO (Kyodo) -- Japanese Prime Minister Sanae Takaichi and Britain's new leader Andy Burnham agreed Thursday in their first talks to continue promoti

  • Japanese PM Sanae Takaichi met with Britain's new leader Andy Burnham
  • Leaders agreed to strengthen security ties in Euro-Atlantic and Indo-Pacific regions
  • Japan and Britain aim to enhance bilateral relationship as global strategic partners

More from Thursday 20 August →